ANALISIS KESULITAN FAKTOR BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI GAYA KELAS IV DI SD DDI PALU
Abstract
Skripsi Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tentang pemahaman siswa mengenai pembelajaran IPAS materi gaya di SD DDI Palu (2) mendeskripsikan untuk mengetahui solusi yang diberikan guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam memahami mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk mendapatkan data yang mendalam penulis menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, adapun analisis datanya penulis menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, display data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurangnya pemahaman siswa tentang pembelajaran IPAS dikarenakan guru tersebut tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat untuk mengajar pada saat didalam kelas. Sehingga siswa tersebut kurang memahami materi yang telah diajarkan oleh gurunya, dengan begitu semangat siswa untuk mau belajar secara baik dan terarah itu juga belum terlaksana dengan baik karena salah satunya media pembelajaran kadang digunakan kadang juga tidak. Sehingga memberikan motivasi dan semangat pada siswa itu masih terkendala di media pembelajaran dan juga ada beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami pembelajaran IPAS yaitu: Faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa yang mempengaruhi kesulitan pada pembelajaran IPAS diantaranya ialah lingkungan disekolah tersebut dengan tergolong lingkungan pasar sehingga banyak pengaruh-pegaruh dan hal-hal yang dapat mempegaruhi aktifitas dan motivasi siswa. Sedangkan faktor eksternal ialah kurangnya perhatian orang tua terhadap kegiatan belajar siswa (2) Solusi yang diberikan guru kepada siswa adalah siswa harus bisa memahami apa itu gaya di dalam pembelajaran IPAS. Sehingga siswa bisa lebih paham tentang materi gaya dan siswa juga bisa lebih memahami betul-betul dengan melakukan dan bisa fokus, dikarenakan tanpa disadari siswa bahwa yang selalu mereka bilang gaya itu pada saat mereka lagi saling tarik menarik, mendorong meja, dengan hal itu di dalam segala aktifitas siswa selalu menggunakan gaya. Dengan demikian pada saat guru melakukan proses belajar mengajar guru tersebut menyampaikan kepada siswa apa itu gaya yang ada disekitar mereka dan harus memahami dulu tentang gaya, jenis gaya, dan apa-apa yang perlu dilakukan dengan menggunakan gaya untuk memindahkan tempat dan seterusnya agar mereka bisa memahami dan lebih mudah mereka melakukan hal itu. Implikasi penelitian ini, ketika guru mata pelajaran ketika mengajar hendaknya menggunakan media pembelajaran yang bervariasi agar siswa menjadi semangat mengikuti proses pembelajaran di kelas, Kepada orang tua siswa disarankan untuk memberikan motivasi, semangat dan memperhatikan kegiatan belajar siswa baik dirumah maupun disekolah menjadi baik sehingga siswa mendapatkan hasil belajar yang baik dan maksimal.



.jpg)
.png)

.png)




1.png)
1.png)

