IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Ibtidai'y Datokarama: Jurnal Pendidikan Dasar merupakan jurnal Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu. </span></span></span></span></span></span></span><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Terbit dua kali dalam setahun, jurnal ini mengundang para dosen, peneliti, dan pemerhati pendidikan di tingkat ibtidaiyah untuk berpartisipasi dengan menerbitkan hasil riset pada jurnal ini.</span></span></span></span></span></span></span></span></p> Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah en-US IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2723-1860 PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI FOTOSINTESIS PESERTA DIDIK KELAS IV SDIT INSAN MADANI BATUSANGKAR https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/235 <p>Peserta didik pada pembelajaran IPA. Guru lebih sering menggunakan metode ceramah dan metode diskusi dimana peserta didik akan mendengarkan penjelasan dari guru kemudian peserta didik diajak untuk berdiskusi dengan kelompoknya. Guru belum menggunakan model pembelajaran IPA yang seharusnya memungkinkan peserta didik mengembangkan konsep atau pemahaman mereka sendiri melalui pengamatan atau metode lainnya. Pembelajaran IPA harus menyentuh pada aspek proses dimana peserta didik harus terlibat dalam pembelajaran. Oleh karena itu, disajikan tentang permasalahan yang harus peserta didik selesaikan melalui observasi atau penelitian sendiri dan atau mencari jawaban sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model <em>discovery learning </em>berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar.</p> <p>Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian <em>quasi experimental </em>dengan rancangan menggunakan <em>posttest-only control design</em>. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar, dengan jumlah sampel 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes sebanyak 10 butir soal yang berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan <em>independent sample T test.</em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model <em>discovery learning </em>berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis peserta didik kelas IV, dimana rata-rata nilai <em>posttest </em>kelas eksperimen yaitu 81,53 dan rata-rata nilai <em>posttest </em>kelas kontrol yaitu 67,06. Berdasarkan perhitungan uji <em>independent sample t test </em>bahwa nilai sig. (2-<em>tailed</em>) bernilai 0,003. Sehingga sig. (2-<em>tailed</em>) 0,003&lt;0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa model <em>discovery learning </em>berbantuan media video terhadap hasil belajar IPA pada materi fotosintesis&nbsp; peserta didik kelas IV SDIT Insan Madani Batusangkar.</p> Zahara Ratul Aizyi Sanora Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-05 2026-06-05 7 1 1 9 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.235 ANALISIS KENDALA MAHASISWA PGMI DALAM MERANCANG ASESMEN AUTENTIK BERBASIS KURIKULUM MERDEKA https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/201 <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan tantangan yang dihadapi oleh calon guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) ketika mencoba mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam materi pelajaran. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan pendekatan kuantitatif deskriptif, melibatkan 55 calon guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat untuk mengumpulkan data berupa daftar pertanyaan yang disusun berdasarkan referensi dari sumber-sumber literatur yang relevan. Data diperoleh dengan menyebar daftar pertanyaan kepada para responden melalui Google Form. Setelah pengumpulan data selesai, analisis dilakukan menggunakan metode persentase untuk menentukan tingkat kesulitan yang dihadapi oleh calon guru. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa banyak calon guru MI/SD merasa kesulitan dalam memahami konsep budaya lokal dan memasukkannya dalam kurikulum pengajaran. Selain itu, kurangnya sumber daya, pelatihan yang memadai, serta dukungan dari institusi pendidikan juga menjadi hambatan yang signifikan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan keterampilan calon guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal, diperlukan langkah-langkah yang lebih sistematis dalam pelatihan serta pengembangan kurikulum yang lebih inklusif. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan pemahaman yang berguna bagi para pembuat kebijakan dalam merancang program pelatihan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan.</p> Iftitah Rahmi Era Fitri Yanti yanti Maizaroh Aulia Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-09 2026-06-09 7 1 10 18 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.201 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MIS AL-MUHAJIRIN PALU https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/213 <p><em>Penelitian ini membahas implementasi pembelajaran Akidah Akhlak dalam pembentukan karakter peserta didik di MI Al-Muhajirin Palu dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran belum maksimal karena guru masih dominan menggunakan metode ceramah, sehingga diperlukan strategi, media, dan metode yang lebih variatif agar siswa lebih termotivasi. Faktor penghambatnya adalah kurangnya pengawasan serta kondisi siswa yang masih berada pada usia transisi, sementara implikasinya menekankan pentingnya peran guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.</em></p> Ma'rifah - Rusdin - Suharnis - Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-15 2026-06-15 7 1 19 26 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.213 ANALISIS KESULITAN FAKTOR BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS MATERI GAYA KELAS IV DI SD DDI PALU https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/204 <p>Skripsi Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tentang pemahaman siswa mengenai pembelajaran IPAS materi gaya di SD DDI Palu (2) mendeskripsikan untuk mengetahui solusi yang diberikan guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam memahami mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Untuk mendapatkan data yang mendalam penulis menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, adapun analisis datanya penulis menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, display data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kurangnya pemahaman siswa tentang pembelajaran IPAS dikarenakan guru tersebut tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat untuk mengajar pada saat didalam kelas. Sehingga siswa tersebut kurang memahami materi yang telah diajarkan oleh gurunya, dengan begitu semangat siswa untuk mau belajar secara baik dan terarah itu juga belum terlaksana dengan baik karena salah satunya media pembelajaran kadang digunakan kadang juga tidak. Sehingga memberikan motivasi dan semangat pada siswa itu masih terkendala di media pembelajaran dan juga ada beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami pembelajaran IPAS yaitu: Faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa yang mempengaruhi kesulitan pada pembelajaran IPAS diantaranya ialah lingkungan disekolah tersebut dengan tergolong lingkungan pasar sehingga banyak pengaruh-pegaruh dan hal-hal yang dapat mempegaruhi aktifitas dan motivasi siswa. Sedangkan faktor eksternal ialah kurangnya perhatian orang tua terhadap kegiatan belajar siswa (2) Solusi yang diberikan guru kepada siswa adalah siswa harus bisa memahami apa itu gaya di dalam pembelajaran IPAS. Sehingga siswa bisa lebih paham tentang materi gaya dan siswa juga bisa lebih memahami betul-betul dengan melakukan dan bisa fokus, dikarenakan tanpa disadari siswa bahwa yang selalu mereka bilang gaya itu pada saat mereka lagi saling tarik menarik, mendorong meja, dengan hal itu di dalam segala aktifitas siswa selalu menggunakan gaya. Dengan demikian pada saat guru melakukan proses belajar mengajar guru tersebut menyampaikan kepada siswa apa itu gaya yang ada disekitar mereka dan harus memahami dulu tentang gaya, jenis gaya, dan apa-apa yang perlu dilakukan dengan menggunakan gaya untuk memindahkan tempat dan seterusnya agar mereka bisa memahami dan lebih mudah mereka melakukan hal itu. Implikasi penelitian ini, ketika guru mata pelajaran ketika mengajar hendaknya menggunakan media pembelajaran yang bervariasi agar siswa menjadi semangat mengikuti proses pembelajaran di kelas, Kepada orang tua siswa disarankan untuk memberikan motivasi, semangat dan memperhatikan kegiatan belajar siswa baik dirumah maupun disekolah menjadi baik sehingga siswa mendapatkan hasil belajar yang baik dan maksimal.</p> Lisnawati Mursalim Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-30 2026-06-30 7 1 27 37 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.204 Efektivitas penerapan media flash card dalam pembelajaran mufradat bahasa arab di MI Al Muhajirin palu https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/124 <p>This research is motivated by the effectiveness of applying Flash Card media in</p> <p>mufrada&gt;t learning at Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhajirin palu. This research starts from the</p> <p>problem. How is Flash Card media applied in mufrada&gt;t learning and is the application of</p> <p>flash card media effective in Arabic mufrada&gt;t learning at MI Al-Muhajirin Palu. This</p> <p>research uses a qualitative approach. Data collection techniques through interview</p> <p>observation and documentation. The data analysis technique used is by analyzing data in the</p> <p>from of qualitative data, then interpreting t using an inductive mindset, namely thinking that</p> <p>starts from specific facts, concrete events and research, then drawing generalizations trough</p> <p>general characteristics. And the presentation of the data used is to present the data that has</p> <p>been collected in a simpler from. From the results of this research it was found that: 1) the</p> <p>application of Flash Card media in mufrada&gt;t learning is one of the teacher’s teaching aids</p> <p>that makes it easier for students to understand learning by using Flash Card media and also</p> <p>creates two-way interaction between a teacher and students. Both internal and directed</p> <p>communication is established so as to achieve the set goals. 2) The effectiveness of applying</p> <p>Flash Card media in mufrada&gt;t learning is very effective where students are active and</p> <p>enthusiastic in understanding the material. And also increase the mufrada&gt;t treasury. Develop</p> <p>reading skills, as well as increase student motivatin and mastery of mufrada&gt;t.</p> Nurhalija Nurhalija H. Ubadah Jafar Sidik Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-30 2026-06-30 7 1 38 43 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.124 Pengaruh Model Cooperative Learning Tipe Time Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Membaca Peserta Didik MI Al-Khairaat Biromaru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi https://ibtidaiydatokarama.org/index.php/ibtidaiy/article/view/119 <p>This research aims to determine the effect of the Time Games Tournament</p> <p>(TGT) Type Cooperative Learning Model. This research is a Quasi Experimental</p> <p>research with a population of all class II students at MI Alkhairaat Biromaru.who were</p> <p>also used as research samples. The research results obtained and average pretest and</p> <p>posttest value where the pretest was 24,17 and the posttest was 70,63. Hypothesis testing</p> <p>has shown that there is an influence on the initial reading ability of class II students at MI</p> <p>Alkhairaat Biromaru. This is proven by the Lower and Upper values which are negative.</p> <p>Where the Lower is -53,079 and the Upper is -39,838, and is significant (2-tailed): 0,000</p> <p>&lt; 0,05. This shows that, H0 is rejected which means Ha is accepted. In this way, there is</p> <p>a significant difference between the initial reading abilities of class II students at MI</p> <p>Alkhairaat Biromaru before and after using the Time Games Tournament (TGT) Type</p> <p>Cooperative Learning Model. Practical implications for educators pay more attention to</p> <p>the use of learning methods, with appropriate methods will make learning effective and</p> <p>learning objectives can be achieved.</p> Nur Safni Saharudin Saharudin Rusdin Rusdin Naima Naima Copyright (c) 2026 IBTIDAI'Y DATOKARAMA: JURNAL PENDIDIKAN DASAR 2026-06-30 2026-06-30 7 1 44 54 10.24239/ibtidaiy.Vol7.Iss1.119