Permainan Tradisional Pukang dari Provinsi Lampung dan Pembentukan Karakter Bersahabat pada Peserta Didik MI/SD di Indonesia.

Indonesia

  • Nur Auliya Zahra Aulia UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • Anis Fuadah Z. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Keywords: Permainan Tradisional, perkembangan anak

Abstract

Periode emas pada masa anak-anak diawali ketika anak memasuki usia 0-5 tahun. Pada masa ini kemampuan anak berkembang dengan pesat. sebagai dasar perkembangan tahap berikutnya. Dunia bermain adalah dunia anak. Bermain sebagai media stimulasi bagi aspek perkembangan fisik, emosi, sosial, bahasa dan budaya. Permainan tradisional menyediakan kesempatan bagi anak untuk memunculkan potensi dan menstimulasi berkembangnya kemampuan anak. Permainan tradisional memiliki karakteristik menggunakan fasilitas dilingkungan tanpa harus membeli, melibatkan banyak anak, dan permainan nya memiliki aturan dengan karakter permainan tradisional bisa dijadikan media pengembangkan kemampuan sosial anak.
Dalam permainan tradisional anak akan mengembangkan kemampuan dalam kerja sama, mampu menyesuaikan diri, saling berinteraksi secara positif, mampu mengontrol diri, mampu mengembangkan sikap empati pada teman, memiliki kemampuan dalam menaati peraturan, serta mampu menghargai orang lain. Dengan banyak terlibat dalam permainan tradisional akan mengembangkan kemampuan anak dalam bersosialisasi. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, karakter bersahabat akan terbentuk.

Published
2020-12-01
Section
Articles